GMP ELIT Kembali Kepung Kejati Sulsel, Desak Transparansi Kasus Reklamasi Laut Makassar
Table of Contents
Makassar, katata.id – Gerakan Mahasiswa Pemuda Elang Timur Indonesia (GMP ELIT) kembali menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan (Kejati Sulsel), Kamis (5/2/2026). Aksi ini menjadi penegasan sikap GMP ELIT dalam menagih keseriusan aparat penegak hukum atas laporan dugaan pelanggaran hukum kasus reklamasi laut di kawasan belakang Trans Studio Mall (TSM) Makassar.
Dalam orasinya, massa GMP ELIT menilai Kejati Sulsel belum menunjukkan transparansi dan progres yang jelas dalam penanganan perkara tersebut. Mereka menyoroti lambannya proses hukum yang dinilai berlarut-larut, meski laporan telah disampaikan sejak beberapa bulan lalu.
Menurut GMP ELIT, kondisi ini memunculkan tanda tanya besar di tengah masyarakat. Pasalnya, hingga kini publik belum mendapatkan informasi yang akuntabel terkait perkembangan penyidikan, termasuk pihak-pihak yang bertanggung jawab dalam dugaan pelanggaran reklamasi laut tersebut.
“Kasus ini menyangkut ruang hidup masyarakat dan kerusakan lingkungan. Tapi penanganannya justru terkesan jalan di tempat. Ini yang kami pertanyakan,” teriak salah satu orator dalam aksi.
Menanggapi tuntutan massa, Kasi Intelijen Kejati Sulsel, Irwan, menyampaikan bahwa perkara reklamasi laut tersebut masih berada pada tahap penyidikan. Ia menyebutkan, pihak kejaksaan saat ini tengah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pihak, termasuk beberapa mantan pejabat negara yang diduga memiliki keterkaitan dengan proyek reklamasi tersebut.
Namun, pernyataan itu dinilai belum cukup oleh GMP ELIT jika tidak dibarengi dengan langkah hukum yang konkret dan terbuka kepada publik.
Ketua GMP ELIT, Pah Levi, menegaskan pihaknya tidak akan berhenti melakukan aksi tekanan hingga Kejati Sulsel benar-benar menunjukkan keseriusan dalam menuntaskan kasus tersebut.
“Kami tidak akan pernah lelah turun ke jalan. Kami akan terus mengawal laporan ini sampai kasus reklamasi laut ini benar-benar dituntaskan. Kami tidak ingin ada permainan, apalagi ‘masuk angin’ dalam perkara ini,” tegas Pah Levi.
Ia juga memastikan GMP ELIT akan kembali menggelar aksi lanjutan dalam waktu dekat sebagai bentuk kontrol publik terhadap proses hukum yang sedang berjalan.
“Kami pastikan akan turun kembali dalam aksi jilid enam. Ini adalah bentuk tekanan moral agar Kejati Sulsel bekerja profesional, transparan, dan tidak tebang pilih dalam menegakkan hukum,” tambahnya.
GMP ELIT berharap Kejati Sulsel tidak sekadar menyampaikan pernyataan normatif di hadapan publik, tetapi segera membuktikan komitmennya melalui tindakan hukum yang tegas. Menurut mereka, langkah tersebut penting untuk menjaga marwah penegakan hukum sekaligus memulihkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kejaksaan.
(Sofyan)





Post a Comment