Golkar Soppeng Berduka atas Wafatnya Sekretaris DPD II Drs. Yahya Daud, SH

Table of Contents
Katata.id – Soppeng, Kabar duka menyelimuti keluarga besar Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Kabupaten Soppeng. Sekretaris DPD II Partai Golkar Soppeng, Drs. Yahya Daud, SH, meninggal dunia pada Kamis (12/2/2026) sekitar pukul 07.02 WITA di Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo, Makassar.

Menurut informasi dari saudara kandung almarhum, Hasmin Daud, Yahya Daud mengembuskan napas terakhir setelah menjalani perawatan akibat komplikasi penyakit diabetes dan jantung yang dideritanya. Kepergian beliau meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga besar Partai Golkar, tetapi juga bagi masyarakat Kabupaten Soppeng yang mengenal almarhum sebagai sosok berdedikasi dan penuh pengabdian.

Rencananya, jenazah almarhum akan dimakamkan pada Kamis, 12 Februari 2026, setelah Salat Ashar, di pekuburan keluarga Salotungo, yang berlokasi tepat di halaman rumah duka.

Semasa hidupnya, Drs. Yahya Daud dikenal sebagai figur yang tenang, bijaksana, dan memiliki komitmen kuat dalam menjalankan tugas-tugas kepartaian. Ia aktif membangun soliditas internal partai serta turut mewarnai dinamika politik di Kabupaten Soppeng dengan pendekatan santun dan penuh pertimbangan. Sikapnya yang rendah hati membuatnya dihormati berbagai kalangan.

Wakil Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Soppeng, Drs. Sahrul, M.A.P., menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas wafatnya almarhum.

"Atas nama pribadi dan keluarga besar Partai Golkar, saya menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya Bapak Drs. Yahya Daud, SH. Saya mengenal beliau sebagai pribadi yang baik, penuh ketulusan, dan konsisten dalam pengabdiannya. Semoga almarhum husnul khatimah, diampuni segala dosa-dosanya, dan diterima seluruh amal ibadahnya di sisi Allah SWT," ujar Sahrul.

Ia juga mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi cobaan ini.

"Semoga keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan kesabaran dan ketabahan. Kehilangan ini tentu sangat berat bagi kita semua, namun kita meyakini bahwa setiap yang bernyawa pasti akan kembali kepada Sang Pencipta," tambahnya.

Kepergian almarhum menjadi pengingat bahwa dedikasi dan pengabdian yang tulus akan selalu meninggalkan jejak kebaikan. Kontribusi dan perjuangannya di Partai Golkar serta kiprahnya bagi Kabupaten Soppeng akan terus dikenang sebagai bagian dari sejarah perjalanan partai dan daerah ini.

Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya, dan semangat pengabdian yang telah beliau wariskan menjadi inspirasi bagi generasi penerus di Kabupaten Soppeng.

(Sofyan)

Post a Comment

/
/
/