Milad ke-79 HMI. Meneguhkan Kuasa Melawan Penindasan
Table of Contents
Katata.id - Jakarta, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) merayakan miladnya yang ke-79 dengan pesan yang lebih dari sekadar angka usia organisasi. Menurut Andi Dirgah Patalo, S.E., perayaan ini menjadi momentum refleksi atas peran dan kuasa HMI dalam sejarah panjang perjuangan bangsa. KAMIS. (5/2/2026)
“HMI lahir sebagai ruang kaderisasi intelektual dan moral, yang seharusnya berada di barisan terdepan melawan segala bentuk penindasan,” ujar Andi Dirgah Patalo, S.E.,
Ia menegaskan, penindasan tidak selalu tampak dalam bentuk kekerasan fisik. Ketidakadilan struktural, pembungkaman suara kritis, kemiskinan yang dipelihara sistem, hingga diskriminasi atas nama kekuasaan, identitas, dan ekonomi, adalah bentuk-bentuk penindasan yang nyata di sekitar kita. Di sinilah HMI memiliki kuasa—kuasa moral, intelektual, dan kolektif dari kadernya yang tersebar di berbagai sektor kehidupan.
Namun, kuasa memiliki dua wajah. Ia bisa menjadi alat pembebasan, atau justru berubah menjadi bagian dari penindasan jika kehilangan arah nilai. “Tantangan HMI di usia ke-79 adalah memastikan kuasa yang dimiliki tidak larut dalam kompromi pragmatis, tidak tumpul oleh kedekatan dengan kekuasaan, dan tidak diam saat ketidakadilan dipertontonkan di hadapan publik,” tegas Andi.
HMI dituntut terus melahirkan insan akademis, pencipta, dan pengabdi yang bernafaskan Islam, serta bertanggung jawab atas terwujudnya masyarakat adil dan makmur. Nilai ini hanya bermakna jika diwujudkan dalam keberpihakan nyata kepada kelompok yang tertindas, bukan sekadar jargon atau simbol dalam perayaan milad.
Milad ke-79 ini menjadi pengingat bahwa sejarah besar HMI dibangun oleh keberanian melawan penindasan, bukan oleh kenyamanan berada dekat kekuasaan. Kuasa sejati HMI terletak pada konsistensinya menjaga idealisme, merawat daya kritis, dan keberanian mengambil posisi yang benar, meski tidak selalu aman.
Selamat Milad HMI ke-79. Semoga HMI tetap berkuasa atas dirinya sendiri, agar tidak pernah tunduk pada segala bentuk penindasan.
(Sf)





Post a Comment