Bupati Soppeng Ajak Warga Perkuat Silaturahmi dan Dukung Pembangunan Pasca Idulfitri

Table of Contents
katata.id | Soppeng – Dua hari pasca pelaksanaan Salat Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah, pernyataan Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, yang disampaikan di Masjid Agung Darussalam Watansoppeng pada Sabtu (21/03/2026), masih menjadi bagian penting dalam rangkaian perayaan Idulfitri di daerah tersebut.

Sejak pagi hari, kawasan Masjid Agung Darussalam dipadati jemaah. Antusiasme masyarakat terlihat dari meluasnya area salat hingga ke halaman masjid, Lapangan Gasis, serta ruas Jalan Pemuda dan Pengayoman.

Bertindak sebagai khatib, Dr. Musmuliadi menyampaikan khutbah yang menekankan pentingnya menjaga nilai ketakwaan serta memperkuat hubungan sosial dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam sambutannya, Bupati Soppeng H. Suwardi Haseng menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah, sekaligus mengajak masyarakat untuk terus mempererat silaturahmi dan menjaga kepedulian sosial.

Ia mengingatkan bahwa nilai-nilai yang telah dijalani selama bulan Ramadan perlu terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sebagai landasan dalam membangun daerah.

Selain itu, Suwardi Haseng juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersinergi bersama pemerintah dalam mendukung pembangunan daerah. Menurutnya, kebersamaan menjadi kunci dalam mewujudkan masyarakat yang sehat, maju, dan berdaya saing berbasis agropolitan.

Dalam kesempatan tersebut, ia turut memaparkan sejumlah capaian pembangunan daerah sepanjang tahun 2025 hingga awal 2026. Dari sektor ekonomi, pertumbuhan daerah mengalami peningkatan yang tercermin dari kenaikan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dari 4,06 persen menjadi 4,77 persen.

Persentase penduduk miskin juga mengalami penurunan dari 6,90 persen menjadi 6,65 persen. Capaian ini turut diiringi berbagai penghargaan, di antaranya Dwija Praja Nugraha di bidang pendidikan, UHC Award kategori Madya di sektor kesehatan, serta hasil survei Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menempatkan Kabupaten Soppeng pada zona hijau integritas di Sulawesi Selatan dengan skor 80,48.

Meski demikian, Suwardi Haseng mengakui masih terdapat sejumlah tantangan, terutama terkait kondisi fiskal dan kebijakan efisiensi daerah. Namun, ia optimistis bahwa kerja sama antara pemerintah dan masyarakat mampu menghadapi berbagai tantangan tersebut.

Di akhir sambutannya, ia mengajak masyarakat untuk terus menjaga persatuan, melestarikan kearifan lokal, serta menjadikan nilai-nilai spiritual Ramadan sebagai dasar dalam kehidupan bermasyarakat.

“Nilai-nilai Ramadan harus terus hidup dalam keseharian kita, menjadi landasan moral dalam membangun daerah yang lebih baik,” ujarnya.

(Sofyan) 

Post a Comment