Soppeng Genjot Oplah Rp67 Miliar dan Program Listrik Masuk Sawah untuk Perkuat Ketahanan Pangan
Table of Contents
Katata.id – Pemerintah Kabupaten Soppeng membahas optimalisasi lahan non rawa melalui program Optimasi Lahan (Oplah) yang didukung anggaran pemerintah pusat sebesar Rp67 miliar, serta rencana pelaksanaan program listrik masuk sawah.
Pembahasan tersebut dilakukan dalam Focus Group Discussion (FGD) yang berlangsung di ruang pimpinan Kantor Bupati Soppeng, Kamis (26/3).
Bupati Soppeng, Suwardi Haseng, mengatakan pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut dari kesepakatan strategis bersama Kementerian Pertanian dalam upaya memperkuat ketahanan pangan daerah.
“Kami tidak ingin ini hanya menjadi wacana. Listrik masuk sawah adalah solusi untuk meningkatkan produktivitas pertanian, khususnya dalam mendukung sistem irigasi dan efisiensi kerja petani,” ujarnya.
Menurutnya, program Oplah difokuskan pada pemanfaatan lahan non rawa yang selama ini belum optimal, sehingga dapat meningkatkan luas tanam dan hasil produksi pertanian di Kabupaten Soppeng.
Selain itu, dukungan listrik ke area persawahan dinilai akan membantu petani dalam penggunaan pompa air dan teknologi pertanian modern, terutama saat menghadapi keterbatasan air di musim kemarau.
Pemerintah daerah berharap sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dapat mempercepat realisasi program tersebut, sehingga manfaatnya segera dirasakan oleh para petani dan mampu memperkuat ketahanan pangan secara berkelanjutan.
FGD tersebut juga dihadiri oleh sejumlah perangkat daerah terkait serta perwakilan dari instansi teknis yang terlibat dalam pelaksanaan program.





Post a Comment