Bupati Soppeng Disorot, Program 'Kerja Tanpa Tunggu' Dipertanyakan Usai Jembatan Salokaraja Tak Kunjung Diperbaiki

Table of Contents
Katata.id | SOPPENG – Program unggulan Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, yang mengusung slogan "Kerja Tanpa Tunggu" mulai dipertanyakan masyarakat. Warga Kelurahan Salokaraja menilai slogan tersebut belum tercermin dalam penanganan infrastruktur, khususnya jembatan yang hingga kini masih rusak dan belum diperbaiki, Senin (6/7/2026).

Jembatan yang menjadi akses utama masyarakat menuju permukiman dan lahan pertanian itu disebut telah lama mengalami kerusakan. Kondisi tersebut dinilai menghambat aktivitas warga sekaligus membahayakan keselamatan pengguna.

Sejumlah warga yang ditemui Katata.id mengaku kecewa karena belum melihat langkah konkret pemerintah daerah terhadap persoalan tersebut. Mereka mempertanyakan komitmen pemerintah dalam merealisasikan program yang selama ini digaungkan kepada masyarakat.

"Jangan sampai slogan Kerja Tanpa Tunggu hanya terdengar saat masa kampanye. Setelah terpilih, justru persoalan yang paling mendesak seperti jembatan ini belum juga ditangani. Kami sudah terlalu sering mendengar janji politik," ujar salah seorang warga.

Menurut warga, pemerintah seharusnya menjadikan pembangunan infrastruktur dasar sebagai prioritas utama karena menyangkut keselamatan masyarakat dan kelancaran roda perekonomian desa. Mereka berharap pemerintah tidak hanya membangun citra melalui slogan, tetapi membuktikannya dengan tindakan nyata yang dapat dirasakan masyarakat hingga pelosok.

"Kalau memang benar bekerja tanpa menunggu, mestinya jembatan yang sudah lama rusak ini segera diperbaiki, bukan dibiarkan berlarut-larut," kata warga lainnya.

Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat mengenai efektivitas pelaksanaan program prioritas Pemerintah Kabupaten Soppeng. Warga berharap Bupati Soppeng segera turun tangan dan memberikan solusi konkret agar akses vital masyarakat tidak terus terabaikan.

Hingga berita ini diterbitkan, Pemerintah Kabupaten Soppeng belum memberikan keterangan resmi terkait kapan perbaikan jembatan tersebut akan dilaksanakan. Katata.id telah membuka ruang konfirmasi kepada pihak pemerintah daerah. Apabila terdapat tanggapan atau klarifikasi dari Bupati Soppeng maupun instansi terkait, redaksi akan memuatnya sebagai bagian dari prinsip pemberitaan yang berimbang dan menghormati hak jawab.

(**) 

Post a Comment