Nasyithah Usman. Pelayanan Prima Berawal dari Budaya Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun
Table of Contents
Katata.id – Soppeng | Mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas tidak hanya bergantung pada kecepatan dan ketepatan administrasi, tetapi juga pada sikap aparatur dalam melayani masyarakat. Atas dasar itu, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Soppeng terus memperkuat penerapan Budaya Pelayanan 5S, yakni Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun, di lingkungan kerjanya.
Budaya 5S menjadi komitmen Diskominfo Soppeng dalam menghadirkan pelayanan yang cepat, ramah, transparan, dan mampu memberikan pengalaman pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat.
Sekretaris Diskominfo Kabupaten Soppeng, Nasyithah Usman, mengatakan bahwa budaya pelayanan merupakan fondasi penting dalam membangun birokrasi yang profesional sekaligus humanis.
"Budaya ini diharapkan mampu menghadirkan birokrasi yang humanis, responsif, serta benar-benar berorientasi pada kepuasan masyarakat," ujar Nasyithah, Selasa (28/7/2026).
Menurutnya, kualitas pelayanan publik tidak hanya dinilai dari seberapa cepat sebuah layanan diselesaikan, tetapi juga dari bagaimana aparatur menyambut, berkomunikasi, dan memberikan rasa nyaman kepada masyarakat. Karena itu, penerapan nilai-nilai Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun harus menjadi bagian dari budaya kerja yang dijalankan secara konsisten oleh seluruh pegawai.
Sebagai bentuk penguatan implementasi, Diskominfo Soppeng akan terus mengintensifkan sosialisasi serta melakukan pengawasan internal secara berkala. Langkah tersebut bertujuan memastikan Budaya 5S tidak sekadar menjadi slogan, melainkan benar-benar melekat dalam keseharian aparatur saat memberikan pelayanan.
"Hal ini dilakukan agar Budaya 5S tertanam kuat dan menjadi kebiasaan sehari-hari bagi setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun tenaga non-ASN dalam menjalankan tugas pelayanan," jelasnya.
Melalui penguatan budaya pelayanan tersebut, Diskominfo Kabupaten Soppeng berharap kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan pemerintah semakin meningkat. Dengan pelayanan yang ramah, profesional, dan berorientasi pada kebutuhan publik, diharapkan terwujud birokrasi yang semakin dekat dengan masyarakat dan mampu memberikan pelayanan prima secara berkelanjutan.
(**)





Post a Comment