Tangis Haru di Mataram, Putra-Putri Soppeng Buktikan Daerah Mampu Jadi Juara Nasional
Table of Contents
Katata.id | Mataram – Senyum bahagia tak mampu disembunyikan dari wajah Tim SMA Negeri 1 Soppeng saat dinobatkan sebagai Juara 1 dalam Olympiade Ekonomi Syariah Nasional Kawasan Timur Indonesia (OESN KTI) 2026 yang berlangsung di Mataram, Nusa Tenggara Barat, Sabtu (11/7/2026).
Foto. Tim siswa SMAN 1 Soppeng yang terdiri atas Abdillah Fatih Rasyad (Ketua Tim), Andi Rahma Hidayatullah Siteru, dan Andi Aqilah Sompa We Rune, didampingi Guru Pembimbing Nurmilah, SE, usai menerima penghargaan Juara 1 OESN KTI 2026 di Mataram.
MATARAM, Katata.id – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan putra-putri terbaik Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan. Tim SMA Negeri 1 Soppeng berhasil meraih Juara 1 pada ajang Olympiade Ekonomi Syariah Nasional Kawasan Timur Indonesia (OESN KTI) 2026 yang digelar di Mataram, Nusa Tenggara Barat, pada 10–12 Juli 2026.
Tim yang beranggotakan Abdillah Fatih Rasyad (Ketua Tim), Andi Rahma Hidayatullah Siteru, dan Andi Aqilah Sompa We Rune sukses mengungguli puluhan peserta dari berbagai SMA di kawasan timur Indonesia, mulai dari Sulawesi, Maluku, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, hingga Papua.
Melalui gagasan inovatif yang dipadukan dengan kemampuan analisis dan presentasi yang meyakinkan, tim SMAN 1 Soppeng berhasil memikat perhatian dewan juri hingga keluar sebagai juara pertama.
Guru pembimbing tim, Nurmilah, SE, mengaku bersyukur sekaligus bangga atas capaian luar biasa yang diraih para siswanya.
"Alhamdulillah, prestasi ini merupakan buah dari kerja keras, doa, serta persiapan yang panjang. Anak-anak tampil dengan penuh percaya diri dan mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya. Ini bukan hanya kemenangan bagi SMAN 1 Soppeng, tetapi juga menjadi kebanggaan bagi masyarakat Kabupaten Soppeng dan Sulawesi Selatan," ujarnya melalui pesan WhatsApp kepada Katata.id, Sabtu (11/7/2026).
Menurutnya, keberhasilan tersebut diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus belajar, berinovasi, dan berkontribusi dalam pengembangan ekonomi syariah yang kini semakin berkembang di Indonesia.
"Semoga prestasi ini memotivasi sekolah-sekolah lain untuk terus melahirkan generasi yang unggul, berkarakter, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional," tambahnya.
Keberhasilan ini sekaligus membuktikan bahwa keterbatasan wilayah bukan menjadi penghalang bagi siswa daerah untuk bersaing di panggung nasional. Dengan semangat, kerja keras, serta pendampingan yang tepat, pelajar asal Kabupaten Soppeng mampu berdiri sejajar, bahkan menjadi yang terbaik di antara peserta dari berbagai provinsi di Kawasan Timur Indonesia.
Nurmilah mengungkapkan, sepulang dari Mataram, tim akan menjalani pembekalan dan pendampingan lanjutan sebagai persiapan menghadapi kompetisi tingkat nasional yang dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada akhir 2026. Pada ajang tersebut, SMAN 1 Soppeng akan mewakili Kawasan Timur Indonesia.
"Perjalanan ini belum berakhir. Juara di tingkat kawasan adalah awal dari perjuangan yang lebih besar. Kami akan terus mendampingi anak-anak agar siap membawa nama baik Sulawesi Selatan dan Kawasan Timur Indonesia di tingkat nasional," tuturnya.
Seluruh biaya keberangkatan Tim Olympiade Ekonomi Syariah Nasional SMAN 1 Soppeng ke Mataram pada tahun 2026 mendapat dukungan penuh dari Bank Indonesia.
Prestasi ini menjadi bukti bahwa mimpi besar dapat lahir dari ruang-ruang kelas di daerah. Dari Soppeng untuk Indonesia, para pelajar ini telah menunjukkan bahwa kerja keras, ilmu pengetahuan, dan semangat pantang menyerah mampu mengantarkan mereka mengharumkan nama daerah di tingkat nasional.
(**)





Post a Comment