Wujudkan Lingkungan Bersih dan Bebas Banjir, Posramil Citta Bersama Pemerintah Desa dan Warga Gelar Karya Bakti Pembersihan Selokan

Table of Contents
Katata.id - Soppeng, Dalam upaya menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan bebas dari ancaman banjir, Personel Posramil Citta bersama Pemerintah Desa Citta dan masyarakat menggelar kegiatan karya bakti pembersihan saluran air di Dusun Lemoape, Desa Citta, Kecamatan Citta, Kabupaten Soppeng, Senin (20/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.30 hingga 11.00 WITA ini dilaksanakan dengan semangat gotong royong dan kebersamaan. Seluruh peserta tampak antusias membersihkan saluran air demi menjaga kelancaran aliran serta menciptakan lingkungan yang lebih sehat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut personel Posramil Citta, Kepala Desa Citta Muh. Hamka, S.Sos., para Ketua RT dan RW se-Desa Citta, serta sekitar 10 orang warga yang berpartisipasi secara sukarela.

Karya bakti ini difokuskan pada pembersihan saluran selokan sepanjang kurang lebih 50 meter. Selain itu, peserta juga mengangkut sampah, lumpur, dan material lain yang berpotensi menyumbat aliran air sehingga dapat menghambat drainase dan memicu genangan maupun banjir. Dengan dibersihkannya saluran tersebut, aliran air kembali lancar dan diharapkan mampu mengurangi risiko munculnya sarang penyakit.

Selama kurang lebih dua setengah jam, seluruh peserta bekerja sama mengeruk endapan lumpur, mengangkat sampah, serta membersihkan dinding saluran air. Berkat kekompakan seluruh pihak, kegiatan berlangsung dengan lancar, tertib, aman, dan selesai sesuai rencana pada pukul 11.00 WITA.

Kepala Desa Citta, Muh. Hamka, S.Sos., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

"Semoga semangat kebersamaan ini dapat terus terjaga dan menjadi contoh yang baik bagi masyarakat, sehingga Desa Citta semakin bersih, asri, sehat, dan nyaman untuk kita tinggali bersama," ujarnya.

Melalui kegiatan karya bakti ini, diharapkan saluran air di Dusun Lemoape dapat berfungsi secara optimal, kebersihan lingkungan semakin terjaga, serta potensi terjadinya banjir maupun penyebaran penyakit akibat saluran yang tersumbat dapat diminimalkan sejak dini. Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata sinergi antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat dalam menjaga kebersihan serta meningkatkan kualitas lingkungan.

(**) 

Post a Comment